penggunaan bubuk tanah ekspansif

PERBAIKAN TANAH EKSPANSIF DENGAN PENAMBAHAN

Stabilitas tanah merupakan suatu usaha untuk meningkatkan sifat-sifat dan kekuatan tanah. Salah satu upaya stabilisasi tanah adalah dengan penggunaan zat aditif. Zat aditif yang sering digunakan adalah abu terbang (fly ash), semen, kapur, serbuk gypsum, dan abu sekam padi. Zat aditif merupakan suatu zat yang

PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN SERBUK MARMER PADA

PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN SERBUK MARMER PADA STABILISASI TANAH LEMPUNG EKSPANSIF (Kasus tanah lempung ekspansif di daerah Citra Land Surabaya) Skripsi Diajukan Kepada Universitas Muhammadiyah Malang Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Akademik Dalam Menyelesaikan Program Sarjana Teknik Disusun oleh: Anggita

DAYA DUKUNG DAN PENURUNAN PONDASI DANGKAL

pertama menggunakan tanah ekspansif asli yang dicampur 43,5 % bentonite ... sebagian baik yang berbentuk sampah bubuk atau koheren, alami atau buatan[3], ... peningkatan daya dukung tanah dan memperkecil penurunan. Penggunaan fly ash untuk stabilisasi tanah atau untuk

PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN SERBUK MARMER PADA

Konstruksi jalan diatas tanah dasar yang bersifat ekspansif banyak dijumpai di Indonesia. Jenis tanah ini akan mengembang dan dapat menyebabkan jalan atau struktur terangkat disaat kondisi kadar air tinggi. Sebaliknya disaat kadar airnya rendah, tanah ekspansif akan menyusut dan dapat menyebabkan penurunan jalan (shrinkage). Akibat perubahan muai susut (swelling and

Perbaikan Tanah Ekspansif Dengan Penambahan Serbuk Gypsum ...

Stabilitas tanah merupakan suatu usaha untuk meningkatkan sifat-sifat dan kekuatan tanah. Salah satu upaya stabilisasi tanah adalah dengan penggunaan zat aditif. Zat aditif yang sering digunakan adalah abu terbang (fly ash), semen, kapur, serbuk gypsum, dan abu sekam padi.

Stabilisasi Tanah Ekspansif Dengan Metode Deep Soil Mixing ...

Penggunaan material aditif kapur dapat meningkatkan daya dukung tanah dan mengurangi plastisitas tanah. Metode yang digunakan pada penelitian merupakan deep soil mixing (DSM) dengan mencampurkan 8% kapur pada kedalaman rata-rata 1,5 meter dengan variasi kolom, kedalaman dan jarak tertentu.

Stabilisasi Tanah Lempung Ekspansif Menggunakan

mengetahui apakah tanah termasuk ke dalam tanah ekspansif atau tanah lempung biasa, kemudian pemadatan tanah, dan pengujian CBR. Tanah ini diambil di lokasi proyek pembangunan Gedung Dinas Sosial Kota Bandung di daerah Gede Bage, untuk kapur bubuk dibeli di toko bahan kimia, dan renolith berasal dari Puslitbang Jalan dan Jembatan. Tanah

Perbandingan penggunaan stabilisator argo jati method dan ...

Perbandingan penggunaan stabilisator argo jati method dan kapur bubuk hidup pada tanah expansif . ... untuk mengevaluasi pengaruh campuran kapur bubuk hidup atau Argo Jati Method (AJM) pada tanah expansif. Campuran tanah expansif dan kapur dipersiapkan dengan kandungan kapur 5% dan 7% dari berat tanah kering, karena dari percobaan yang telah ...

STABILISASI TANAH EKSPANSIF MENGGUNAKAN KAPUR

Variasi campuran stabilisasi tanah ekspansif dengan kapur menggunakan kadar kapur 0%, 2%, 4%, 6%, dan 8% terhadap berat kering tanah. Hal ini mengacu pada Ingles dan Metcalf (1972), yang menyatakan bahwa penggunaan kapur padam (hidrated lime) yang disarankan untuk stabilisasi tanah lempung berkisar antara 3% 8% terhadap berat

STABILISASI TANAH MENGGUNAKAN KAOLIN DAN KAPUR

berjalan menyebabkan penggunaan yang kurang baik pun mulai dilakukan. Gambar 1. Peta Administrasi Jakarta ... tanah mulai dari tanah lempung sampai tanah ekspansif. Gambar 2. Peta Geologi Jakarta ... dalam penelitian ini adalah kapur bubuk (CaO) yang telah dibakar sampai dengan suhu 10000 C.

STABILISASI TANAH EXPANSIF DENGAN TAMBAHAN LIMBAH

ABSTRAK Tanah merupakan material yang sangat penting karena tanah akan sangat berpengaruh terhadap konstruksi diatasnya. Tanah lempung ekspansif memiliki daya dukung tanah yang rendah pada muka air yang tinggi dan sifat kembang susut (swelling) yang besar dan plastisitas yang tinggi. Sebagian tanah di Kokap, Kulon Progo, D.I. Yogyakarta jenis tanahnya adalah tanah lempung ekspansif.

(PDF) PENGARUH PENCAMPURAN ABU SEKAM PADI DAN

Santoso, E dan Sanjoto, Penggunaan Campuran Abu Sekam Padi dan Kapur Sebagai Bahan Timbunan Oprit Jembatan di Atas Lapisan Tanah Lunak, Skripsi No. 217 S, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik ...

PETUNJUK TEKNIS PENGUJIAN TANAH - Kemen PUPR

SNI 03-6795-2002 : Metode Pengujian Untuk Menentukan Jenis Tanah Ekspansif SNI 1742:2008 : Cara Uji Kepadatan Ringan untuk Tanah SNI 1976:2008 : Cara Koreksi Kepadatan Tanah yang Mengandung Butiran Kasar SNI 2813:2008 : Cara Uji Kuat Geser Langsung Tanah Terkonsolidasi dan Terdrainase

Pengaruh Penambahan Abu Ampas Tebu Dan Serbuk Gypsum ...

Banyak daerah di Indonesia yang memiliki jenis tanah lempung ekspansif, hampir 20% dari luasan tanah di Pulau Jawa dan kurang lebih 25% dari luasan tanah di Indonesia merupakan tanah lempung ekspansif. Seiring dengan pesatnya pembangunan di Indonesia menghadapkan kita pada suatu pilihan untuk mendirikan bangunan pada lokasi tanah yang kurang menguntungkan bila ditinjau dari segi

STUDI TENTANG PENGARUH PENGGUNAAN 2000

G. S. Budi, et al. / Penggunaan Road Tech 2000 Terhadap Sifat-Sifat Tanah Ekspansif / DTS, Vol. 4, No. 2, 106 - 111, September 2002 108 tanah. Semakin sedikit kandungan air di dalamnya, free swell yang terjadi pada tanah semakin besar. Pada kandungan air awal 20%, free swell yang terjadi adalah sekitar 46%, sedangkan bila tanah mempunyai kadar air

Pengaruh Pemeraman Terhadap Tanah Ekspansif Yang Dicampur ...

2.5 Sifat Fisik Tanah Ekspansif . Tanah dalam keadaan asli mempunyai sifat-sifat yaitu sifat dasar dari tanah yang berguna untuk mengetahui jenis tanah. Sifat fisik tanah berhubungan dengan tampilan dan ciri umum tanah. Sifat fisik tanah lempung dapat diketahui dengan melihat beberapa keadaan antara lain sebagai berikut: 2.5.1 Ukuran Butiran

Perbaikan Tanah Ekspansif Dengan Penambahan Serbuk Gypsum ...

Stabilitas tanah merupakan suatu usaha untuk meningkatkan sifat-sifat dan kekuatan tanah. Salah satu upaya stabilisasi tanah adalah dengan penggunaan zat aditif. Zat aditif yang sering digunakan adalah abu terbang (fly ash), semen, kapur, serbuk gypsum, dan abu sekam padi.

STABILISASI TANAH EXPANSIF DENGAN TAMBAHAN LIMBAH

desain 267,8% (dari tanah asli 1,74% menjadi 6,4%) dan nilai pengembangan (swelling) sebesar 3,06%. Dapat disimpulkan bahwa penambahan limbah batu bata + bubuk arang kayu dapat menstabilkan tanah lempung ekspansif. Kata kunci: Limbah Batu Bata, Bubuk Arang Kayu, CBR, Tanah Ekspansi

Stabilisasi tanah ekspansif dengan menggunakan bahan kimia ...

Stabilisasi tanah ekspansif diperlukan untuk memperbaiki karakteristik tanah tersebut. Penambahan aditif berupa asam fosfat menyebabkan terjadinya reaksi kimia di dalam tanah.

STABILITAS STRUKTUR TANAH JENIS EKSPANSIF MENGGUNAKAN ...

stabilitas struktur tanah jenis ekspansif menggunakan kombinasi abu daun In the field of land construction is a core foothold of a building. Soil structure which contains mostly clay

Perbaikan Tanah Ekspansif Dengan Penambahan Serbuk Gypsum ...

Stabilitas tanah merupakan suatu usaha untuk meningkatkan sifat-sifat dan kekuatan tanah. Salah satu upaya stabilisasi tanah adalah dengan penggunaan zat aditif. Zat aditif yang sering digunakan adalah abu terbang (fly ash), semen, kapur, serbuk gypsum, dan abu sekam padi.

Perbandingan penggunaan stabilisator argo jati method dan ...

Perbandingan penggunaan stabilisator argo jati method dan kapur bubuk hidup pada tanah expansif . ... untuk mengevaluasi pengaruh campuran kapur bubuk hidup atau Argo Jati Method (AJM) pada tanah expansif. Campuran tanah expansif dan kapur dipersiapkan dengan kandungan kapur 5% dan 7% dari berat tanah kering, karena dari percobaan yang telah ...

STABILITAS STRUKTUR TANAH JENIS EKSPANSIF MENGGUNAKAN ...

stabilitas struktur tanah jenis ekspansif menggunakan kombinasi abu daun In the field of land construction is a core foothold of a building. Soil structure which contains mostly clay

PENGARUH PENAMBAHAN ABU AMPAS TEBU DAN KAPUR

Penggunaan zat aditif untuk stabilisasi tanah ekspansif dapat berupa bahan industrial seperti kapur, semen, dan gypsum. Zat aditif lain yang dapat digunakan yang merupakan limbah suatu proses produksi seperti abu sekam padi, abu ampas tebu, fly ash dan lain-lain. Penelitian ini akan melakukan uji sifat ...

DAMPAK PENAMBAHAN KAPUR PADA TANAH LEMPUNG

Kata kunci : Tanah Ekspansif, Indeks Plastisitas, Stabilisasi Kapur, Pemadatan, CBR. Tanah dasar (subgrade) merupakan lapisan tanah yang menerima beban dari lapisan-lapisan perkerasan konstruksi jalan dan beban-beban lalu lintas yang ada di atasnya. Penggunaan tanah timbunan sebagai subgrade harus mempunyai kekuatan CBR (California

Pengaruh Penambahan Abu Ampas Tebu Dan Serbuk Gypsum ...

Banyak daerah di Indonesia yang memiliki jenis tanah lempung ekspansif, hampir 20% dari luasan tanah di Pulau Jawa dan kurang lebih 25% dari luasan tanah di Indonesia merupakan tanah lempung ekspansif. Seiring dengan pesatnya pembangunan di Indonesia menghadapkan kita pada suatu pilihan untuk mendirikan bangunan pada lokasi tanah yang kurang menguntungkan bila ditinjau dari segi

Stabilisasi tanah ekspansif dengan menggunakan bahan kimia ...

Stabilisasi tanah ekspansif diperlukan untuk memperbaiki karakteristik tanah tersebut. Penambahan aditif berupa asam fosfat menyebabkan terjadinya reaksi kimia di dalam tanah.

STUDI TENTANG PENGARUH PENGGUNAAN 2000

G. S. Budi, et al. / Penggunaan Road Tech 2000 Terhadap Sifat-Sifat Tanah Ekspansif / DTS, Vol. 4, No. 2, 106 - 111, September 2002 108 tanah. Semakin sedikit kandungan air di dalamnya, free swell yang terjadi pada tanah semakin besar. Pada kandungan air awal 20%, free swell yang terjadi adalah sekitar 46%, sedangkan bila tanah mempunyai kadar air

Pengaruh Pemeraman Terhadap Tanah Ekspansif Yang Dicampur ...

2.5 Sifat Fisik Tanah Ekspansif . Tanah dalam keadaan asli mempunyai sifat-sifat yaitu sifat dasar dari tanah yang berguna untuk mengetahui jenis tanah. Sifat fisik tanah berhubungan dengan tampilan dan ciri umum tanah. Sifat fisik tanah lempung dapat diketahui dengan melihat beberapa keadaan antara lain sebagai berikut: 2.5.1 Ukuran Butiran

Metode Perbaikan Bangunan Akibat Penurunan (Settlement)

Jenis perbaikan tergantung dari keadaan tanah, kondisi pondasi, kondisi bangunan dll. Gambar Metode Underpinning . Penanganan Pondasi Tanah Ekspansif: a. Penggantian tanah ekspansif b. Stabilisasi tanah ekspansif dengan kapur atau semen c. Pengontrolan aliran air pada tanah

JURNAL - Universitas Brawijaya

pada tanah lempung ekspansif di Bojonegoro dengan pencampuran 15% fly ash. 3. Untuk mengatahui pengaruh stabilisasi tanah lempung ekspansif di Bojonegoro dengan metode Deep Soil Mix dengan bahan aditif 15% fly ash terhadap nilai pengembangan (swelling) tanah. Tinjauan Pustaka Pengertian Tanah Ekspansif Tanah lempung ekspansif memiliki

PENGARUH KOLOM KARBIT TERHADAP POTENSI

Tanah ekspansif tergolong tanah yang tidak stabil sehingga dapat merusak lantai dan pondasi bangunan tersebut. Upaya telah dilakukan untuk memperbaiki sifat tanah ekspansif yaitu dengan mencampur zat aditif pada tanah. Hal tersebut masih menimbulkan kendala dalam pelaksanaanya di

Construction. Pages: Masalah Tanah Ekspansif (Expansive Soil)

Tanah ekspansif juga sangat berisiko pada konstruksi vertikal seperti dinding penahan tanah (Retaining Wall) dan basement, dimana jika kadar air dalam tanah tinggi maka akan mengurangi kekuatan daya dukung tanah sehingga dapat menyebabkan tekanan tanah lateral/tekanan tanah aktif menjadi tinggi yang berakibat pada keruntuhan bangunan penahan tanah.

STABILISASI SEMEN DAN FLY PADA TANAH LEMPUNG EKSPANSIF

Penggunaan bahan tersebut diharapkan dapat mengurangi masalah yang terjadi pada tanah ekspansif yaitu shrinkage dan cracking problem pada konstruksi jalan. Penelitian ini berisi kajian hasil laboratorium mengenai uji fisik dan mekanis tanah yang telah diberi bahan stabilisasi untuk tanah yang kemudian akan dibandingkan dengan hasil laboratorim ...